Pernah ngerasain jatuh gak dari kursi??? Rasanya apa? Sakit
khan?? Maluu mungkin juga iya…klo jatuhnya di depan orang-orang yah hehe. Tapi
setelah jatuh apa yang kalian lakukan? Diem aja begitu atau bangkit kembali
menata duduk anda? Begitupun juga dalam hidup…
Pasti kalian tidak ingin diam saja setelah jatuh bukanJ pasti kalian harus menata kembali
kehidupan kalian. Memang sih berat..tapi harus tetap move on. Ada banyak
manusia dengan segala problematikanya dalam kehidupan, namun siapapun yang
mampu bertahan dia lah yang menjadi pemenangnya.
Saya pun pernah mengalami jatuh dalam kehidupan ini, ketika
krisis moneter tahun 1999 terjadi, ayahku mengalami PHK sedangkan kami semua
masih kecil-kecil dan masih bersekolah.
Stress memang…..dan aku bisa melihat wajah kedua orang tua ku
yang sedih karena mereka pasti sedang berfikir bagaimana melanjutkan sekolah
kami dengan kebutuhan biaya yang masih sangat besar, bukan hanya itu saja namun
kehidupan kami berputar. Bisa di bilang yang tadinya kami memiliki segalanya
namun yang maha kuasa mengambil semuanya. Termasuk kami hampir kehilangan ayah
kami karena kecelakaan mobil saat dia melakukan perjalanan dinas yang terakhir
kalinya. Tapi alhamdulilahnya Allah SWT masih sayang pada ayahku, bukan itu
saja namun Harta yang kami punya habis,
mulai dari mobil, sampai yang lainnya.
Sejak dari itu saya dan keluarga harus merintis dari bawah.
Saya dan adik-adik masih tetap bisa bersekolah, namun berkat keberanian mama ku yang maju ke kepala
sekolah supaya kami di berikan keringanan dalam pembayaran SPP bulanan sekolah.
Sebagai gantinya saya dan adik-adik harus rajin dan bisa berprestasi.
Alhamdulilahnya saya berhasil menunjukkan itu kepada orang tua saya dan kepada
pihak sekolah dan teman-teman. Ada kebanggaan sendiri ketika berhasil melakukan
itu semua. Dalam perjalanan meraih prestasi itupun tidak luput dari cacian, dan
ejekan dari teman-teman. Namun yang saya pikirkan kembali adalah orang tua
saya. Karena bagi saya keluarga adalah segalanya bagi saya.
Hingga pada akhirnya sedikit demi sedikit kehidupan saya dan
keluarga bisa saya tata kembali, ada perbaikan dan saya pun alhamdulilah bisa
membuat keluarga bangga karena memang saya anak pertama dalam keluarga saya dan
tulang punggung keluarga saya, saya berhasil menyelesaikan kuliah dalam waktu 4
tahun dan mendapat gelar S1 S.Sos
(Sarjana Komunikasi) dengan IPK yang bisa di bilang cukup baik yaitu 3.16 utk IPK tsb.
Selepas kuliah saya memang niat untuk langsung bekerja tanpa
harus menunggu lama, berbekal flashdisk USB yg saya bawa-bawa ke warnet saya
lemparkan semua CV dan Surat lamaran ke semua perusahaan yang saya tuju tanpa
memandang persyaratan yang di minta oleh perusahaan pada aplikasi tersebut.
Maklum…saat kuliah saya memang tidak punya laptop atau computer jadi hanya bisa
mengerjakannya di warnet langganan dekat rumah. Tanpa malu pun saya banyak
bertanya kepada sodara atau teman yang membutuhkan karyawan lalu bila ada
lowongan pekerjaan saya sodorkan CV dan surat lamaran saya. Dan juga saya tanpa
malu rela membawa amplop coklat yang berisi cv dan surat lamaran saya ke
perusahaan-perusahaan di sekitar area wilayah rumah saya.
Pernah ada kejadian memalukan saat saya berusaha mengajukan
cv dan surat lamaran saya ke perusahaan dekat rumah saya, karena rupanya tidak
membuka lowongan pekerjaan dan saya di suruh membawa kembali amplop coklat yang
berisi cv saya. Rasanya cv saya yang S1 seperti tidak berharga sekali. Namun
Allah maha baik, dia memberikan jalan bagi saya. Kakak sepupu saya menyuruh
saya untuk mengirimkan cv saya ke perusahaan outsourcing tempat di mana kakak
saya juga mendapatkan pekerjaan. Selang beberapa hari setelah saya mengirimkan
cv saya lewat pos, 2 hari kemudian saya di panggil untuk di interview di
perusahaan outsourcing tsb, setelah saya di interview, di sana 1 minggu
selanjutnya saya di interview kembali di perusahaan yang di carikan oleh pihak
outsourcing tsb. Dan 3 minggu setelah di
interview di perusahaan yang di carikan oleh pihak outsourcing tsb akhirnya
saya mendapat jawaban untuk pekerjaan pertama saya
Alhamdulilah saya di terima di salah satu perbankan..meski
posisi pekerjaannya saat itu menjadi desk collection dengan gaji yang di terima
sangat kecil. Namun saya tidak patah semangat. Saya jalani dengan baik…hari
pertama bekerja rasanya sangat menyenangkan namun banyak cobaan juga
kedepannya..karena pekerjaan yang saya lakukan adalah pekerjaan yang banyak di
sumpahin orang, karena bagian penagihan hutang orang-orang. Jadi cacian dan
makian selalu saya terima ketika menerima telepon dari pelanggan bank tsb.
Bekerja di bank hanya bertahan 4 bulan saja karena ada target perusahaan dan
saya tidak bisa mencapai target tsb jadi di rolling dengan org lain, namun itu
tidak membuat saya menyerah meski sedih memang.
Kembali lagi saya bersyukur karena Allah sayang padaku,
menganggur hanya 1 bulan teman baikku menarikku ke perusahaan tempatnya bekerja
yang bisa di bilang perusahaan besar,
perusahaan vendor telekomunikasi terbesar di Indonesia punya Chinese.
Saya cukup lama bekerja di perusahaan ini karena bisa di bilang perusahaan ini
memang bagus dan baik dan nyaman.perusahaan ini banyak member ilmu buatku,
teman-teman yang seru, pengalaman yang mengasyikan dan dunia kerja yang fun.
Meski memang selalu juga ada cobaan yang menerpa saya di perusahaan ini. Ada sekitar 4 tahun saya bekerja di sini dari
tahun 2008 sampai pada akhirnya kontrak kerja harus berakhir sampai 2011. Saya
di cut dari perusahaan ini karena memang perusahaan ini banyak mengeluarkan
karyawan-karyawannya juga, padahal sayang perusahaan ini besar dan harusnya
percaya pada org2 lama bukan menggantinya dengan org2 baru. Maklum perusahaan
ini juga menggunakan outsourcing.
Banyak yang terjadi dalam hidup ini masalah manusia
berbeda-beda, mulai dari kesulitan ekonomi, pekerjaan, atau bahkan mencari
pasangan hidup. Namun kita tidak boleh menyerah…percayalah setiap kamu terjatuh
itu artinya Allah sedang mengujimu, menguji kekuatan yang ada di dirimu, dan
percayalah bahwa akan ada titik terang di saat gelap kehidupan menerpamu. Akan
ada keberuntungan dan hikmah di balik semua yang kamu hadapi. Karena saya pun
juga mengalaminya. Jika kamu mengalami hal yang sama seperti saya
bersyukurlah..karena tuhan sayang padamu, karena tuhan ingin menunjukkan
pelajaran-pelajaran dalam hidup ini, supaya kamu menghargai setiap dan sekecil
apapun kehidupan itu karena proses kehidupan ini tidak sekedar lurus, namun
“wavy (bergelombang)” saya menyebutnya begitu. Seketika kamu jatuh, pasti ada
Allah mendatangkan bala bantuan untuk membuatmu berdiri kembaliJ percayalah bahwa Allah SWT Sayang
padamu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar