Rabu, 04 September 2013

HIDUP ITU PERJALANAN


Pernah ngerasain jatuh gak dari kursi??? Rasanya apa? Sakit khan?? Maluu mungkin juga iya…klo jatuhnya di depan orang-orang yah hehe. Tapi setelah jatuh apa yang kalian lakukan? Diem aja begitu atau bangkit kembali menata duduk anda? Begitupun juga dalam hidup…
Pasti kalian tidak ingin diam saja setelah jatuh bukanJ pasti kalian harus menata kembali kehidupan kalian. Memang sih berat..tapi harus tetap move on. Ada banyak manusia dengan segala problematikanya dalam kehidupan, namun siapapun yang mampu bertahan dia lah yang menjadi pemenangnya.
Saya pun pernah mengalami jatuh dalam kehidupan ini, ketika krisis moneter tahun 1999 terjadi, ayahku mengalami PHK sedangkan kami semua masih kecil-kecil dan masih bersekolah.
Stress memang…..dan aku bisa melihat wajah kedua orang tua ku yang sedih karena mereka pasti sedang berfikir bagaimana melanjutkan sekolah kami dengan kebutuhan biaya yang masih sangat besar, bukan hanya itu saja namun kehidupan kami berputar. Bisa di bilang yang tadinya kami memiliki segalanya namun yang maha kuasa mengambil semuanya. Termasuk kami hampir kehilangan ayah kami karena kecelakaan mobil saat dia melakukan perjalanan dinas yang terakhir kalinya. Tapi alhamdulilahnya Allah SWT masih sayang pada ayahku, bukan itu saja namun  Harta yang kami punya habis, mulai dari mobil, sampai yang lainnya.
Sejak dari itu saya dan keluarga harus merintis dari bawah. Saya dan adik-adik masih tetap bisa bersekolah, namun  berkat keberanian mama ku yang maju ke kepala sekolah supaya kami di berikan keringanan dalam pembayaran SPP bulanan sekolah. Sebagai gantinya saya dan adik-adik harus rajin dan bisa berprestasi. Alhamdulilahnya saya berhasil menunjukkan itu kepada orang tua saya dan kepada pihak sekolah dan teman-teman. Ada kebanggaan sendiri ketika berhasil melakukan itu semua. Dalam perjalanan meraih prestasi itupun tidak luput dari cacian, dan ejekan dari teman-teman. Namun yang saya pikirkan kembali adalah orang tua saya. Karena bagi saya keluarga adalah segalanya bagi saya.
Hingga pada akhirnya sedikit demi sedikit kehidupan saya dan keluarga bisa saya tata kembali, ada perbaikan dan saya pun alhamdulilah bisa membuat keluarga bangga karena memang saya anak pertama dalam keluarga saya dan tulang punggung keluarga saya, saya berhasil menyelesaikan kuliah dalam waktu 4 tahun dan mendapat gelar S1 S.Sos (Sarjana Komunikasi) dengan IPK yang bisa di bilang cukup baik yaitu 3.16 utk IPK tsb.

Selepas kuliah saya memang niat untuk langsung bekerja tanpa harus menunggu lama, berbekal flashdisk USB yg saya bawa-bawa ke warnet saya lemparkan semua CV dan Surat lamaran ke semua perusahaan yang saya tuju tanpa memandang persyaratan yang di minta oleh perusahaan pada aplikasi tersebut. Maklum…saat kuliah saya memang tidak punya laptop atau computer jadi hanya bisa mengerjakannya di warnet langganan dekat rumah. Tanpa malu pun saya banyak bertanya kepada sodara atau teman yang membutuhkan karyawan lalu bila ada lowongan pekerjaan saya sodorkan CV dan surat lamaran saya. Dan juga saya tanpa malu rela membawa amplop coklat yang berisi cv dan surat lamaran saya ke perusahaan-perusahaan di sekitar area wilayah rumah saya.
Pernah ada kejadian memalukan saat saya berusaha mengajukan cv dan surat lamaran saya ke perusahaan dekat rumah saya, karena rupanya tidak membuka lowongan pekerjaan dan saya di suruh membawa kembali amplop coklat yang berisi cv saya. Rasanya cv saya yang S1 seperti tidak berharga sekali. Namun Allah maha baik, dia memberikan jalan bagi saya. Kakak sepupu saya menyuruh saya untuk mengirimkan cv saya ke perusahaan outsourcing tempat di mana kakak saya juga mendapatkan pekerjaan. Selang beberapa hari setelah saya mengirimkan cv saya lewat pos, 2 hari kemudian saya di panggil untuk di interview di perusahaan outsourcing tsb, setelah saya di interview, di sana 1 minggu selanjutnya saya di interview kembali di perusahaan yang di carikan oleh pihak outsourcing tsb.  Dan 3 minggu setelah di interview di perusahaan yang di carikan oleh pihak outsourcing tsb akhirnya saya mendapat jawaban untuk pekerjaan pertama saya
Alhamdulilah saya di terima di salah satu perbankan..meski posisi pekerjaannya saat itu menjadi desk collection dengan gaji yang di terima sangat kecil. Namun saya tidak patah semangat. Saya jalani dengan baik…hari pertama bekerja rasanya sangat menyenangkan namun banyak cobaan juga kedepannya..karena pekerjaan yang saya lakukan adalah pekerjaan yang banyak di sumpahin orang, karena bagian penagihan hutang orang-orang. Jadi cacian dan makian selalu saya terima ketika menerima telepon dari pelanggan bank tsb. Bekerja di bank hanya bertahan 4 bulan saja karena ada target perusahaan dan saya tidak bisa mencapai target tsb jadi di rolling dengan org lain, namun itu tidak membuat saya menyerah meski sedih memang.
Kembali lagi saya bersyukur karena Allah sayang padaku, menganggur hanya 1 bulan teman baikku menarikku ke perusahaan tempatnya bekerja yang bisa di bilang perusahaan besar,  perusahaan vendor telekomunikasi terbesar di Indonesia punya Chinese. Saya cukup lama bekerja di perusahaan ini karena bisa di bilang perusahaan ini memang bagus dan baik dan nyaman.perusahaan ini banyak member ilmu buatku, teman-teman yang seru, pengalaman yang mengasyikan dan dunia kerja yang fun. Meski memang selalu juga ada cobaan yang menerpa saya di perusahaan ini.  Ada sekitar 4 tahun saya bekerja di sini dari tahun 2008 sampai pada akhirnya kontrak kerja harus berakhir sampai 2011. Saya di cut dari perusahaan ini karena memang perusahaan ini banyak mengeluarkan karyawan-karyawannya juga, padahal sayang perusahaan ini besar dan harusnya percaya pada org2 lama bukan menggantinya dengan org2 baru. Maklum perusahaan ini juga menggunakan outsourcing.
Banyak yang terjadi dalam hidup ini masalah manusia berbeda-beda, mulai dari kesulitan ekonomi, pekerjaan, atau bahkan mencari pasangan hidup. Namun kita tidak boleh menyerah…percayalah setiap kamu terjatuh itu artinya Allah sedang mengujimu, menguji kekuatan yang ada di dirimu, dan percayalah bahwa akan ada titik terang di saat gelap kehidupan menerpamu. Akan ada keberuntungan dan hikmah di balik semua yang kamu hadapi. Karena saya pun juga mengalaminya. Jika kamu mengalami hal yang sama seperti saya bersyukurlah..karena tuhan sayang padamu, karena tuhan ingin menunjukkan pelajaran-pelajaran dalam hidup ini, supaya kamu menghargai setiap dan sekecil apapun kehidupan itu karena proses kehidupan ini tidak sekedar lurus, namun “wavy (bergelombang)” saya menyebutnya begitu. Seketika kamu jatuh, pasti ada Allah mendatangkan bala bantuan untuk membuatmu berdiri kembaliJ percayalah bahwa Allah SWT Sayang padamu....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar