Minggu, 10 November 2013

AKU BERSYUKUR ALLAH MENGUJIKU


Saya membuat tulisan ini setelah banyak berfikir apa yang telah terjadi dalam kehidupan saya. Dan saya membuat tulisan ini setelah Salah satu teman yang merupakan seorang ibu yang Jedi inspirasi saya meminjamkan sebuah buku berjudul "ya allah tolong aku".Beliau meminjamkan buku ini di saat saya sangat galau luar biasa karena putus cinta.
Subhanallah buku ini sangat membuka mata hati saya, dan saya sangat beruntung bisa membacanya. buku ini adalah pertolongan pertama bagi saya sebagai makhluk tuhan yang suka berputus asa, tidak percaya diri, dan terkadang lupa dengan sang pencipta untuk bersyukur.
Saya akan bercerita sedikit Kesimpulan yang saya dapat dari buku ini setelah membacanya. Buku ini isinya sebagai bimbingan dan pengarahan bagi manusia yang mengalami cobaan dari Allah swt. Baik itu berat ataupun ringan dan kehilangan kendali atas dirinya sehingga banyak manusia yang hanya ingin merusak dirinya dan berbuat yang tidak baik untuk dirinya sendiri. Padahal di balik setiap cobaan tersebut ada hikmah yang bisa di dapatkan.
Setelah membaca buku ini saya merenung dan memikirkan apa yang terjadi pada saya selama 15 tahun yang lalu. Apa yang telah terjadi pada diri saya merupakan anugerah yang harusnya saya syukuri, karena allah menguji saya untuk menjadi pribadi yang mantap mengarungi ombak kehidupan yang deras dan tajam. Mulai dari urutan kehidupan saya waktu masih kecil dimana saya nyaris kehilangan papa saya yang saya sangat sayangi karena kecelakaan mobil, namun beliau masih di selamatkan oleh yang maha kuasa, lalu kami harus kehilangan harta benda dari status sebagai orang kaya lalu turun harus hidup serba sederhana hingga akhirnya bisa bangkit kembali dari titik jatuh tersebut, aku yang pernah di lempar CVnya karena tidak diterima kerja meski lulusan S1, aku yang bekerja di suatu perusahaan lalu tidak di perpanjang kontrak kerjanya karena tidak target lalu bisa mendapatkan pekerjaan kembali di perusahaan yang lebih baik dari sebelumnya, namun kembali ujian datang kembali aku di cut oleh perusahaan yang besar ini karena katanya performance ku yang tidak baik padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin.
Lalu sampai allah mengambil hal yang sangat aku sayangi yaitu kekasih. Hubunganku dengan pria-pria selalu kandas di tengah jalan, di mana ketika aku sangat senang bertemu mereka dan berharap bisa menjadi pelabuhan terakhir namun ternyata hanya sebuah harapan yang aku dapatkan. Ini adalah hal terberat yang aku hadapi sekarang-sekarang ini. Karena dalam buku “Ya Allah Tolong Aku” di situ tertera bahwasannya allah menguji dengan mengambil apa yang kita sukai untuk menguji iman seseorang.
Aku rasa saat inilah aku sedang di uji coba keimananku oleh allah swt, karena beberapa kali aku down ketika putus cinta dari tiap aku bertemu dengan pasanganku. Diri ini luluh lantak tak berdaya ketika seorang pria menolakku, memutuskan aku dan pergi begitu saja. Seolah-olah itu adalah penolakan terbesar dalam hidupku. Aku sempat gila karena hal ini, aku mengurung diriku, menutup hatiku, putus asa dan tidak percaya diri. Bahkan…hanya bisa menangis sendiri dalam ruang kamarku…dan hanya bisa galau menulis di buku harianku. Untuk bangkitpun rasanya sulit sekali, karena aku wanita, yang mana sangat menggunakan perasaanku sekali..rasanya sangat sakit ketika janji-janji manis mereka yang ku ingat. Bahkan aku sempat sakit dan masuk rumah sakit di rawat karena kehilangan pacar pertamaku dulu. Maklum aku baru pacaran ketika umurku 27 tahun. Aku baru merasakan yang namanya punya pacar pertama. Jadi hati ini semua ku berikan padanya, sehingga hubunganku yang hanya 9 bulan berjalan dan harus putus membuat semua energiku pergi bersama dengan dia yang ku cintai dulu.
1 tahun aku berusaha untuk recovery dari rasa sakit dengan sendiri, hingga akhirnya allah memberikanku pasangan lagi. Seorang teman dari teman kuliah dulu. Dari 1 kampus yang sama. Namun lagi-lagi allah mengujiku kembali, dia mengambil kembali pasanganku pergi…pergi meninggalkanku dan memutuskan hubungan denganku. Hanya 2 bulan aku bersamanya, 2 bulan yang indah, 2 bulan yang sementara, lagi-lagi ku tutup diri ini, menangis dalam sepi…bahkan sampai sekarangpun aku masih berusaha untuk mengikhlaskan apa yang sudah terjadi, meski sebagian hati ini masih ada rasa tidak ikhlas tapi aku harus bisa.
Ada kesimpulan yang ku dapat dari ini semua, aku tahu ini pasti ada hikmahnya dari allah, karena allah tidak mungkin menguji seseorang dengan ujiannya yang tidak mampu umatnya hadapi. Karena di balik setiap ujian allah pasti ada jawaban dari semuanya. Karena setiap allah mengujiku pasti nanti allah memberikan yang terbaik lagi. Hal itu sudah ku alami dalam hal mencari rezeki di pekerjaanku. Dan sekarang allah sedang mengujiku kembali untuk naik level selanjutnya supaya aku bisa memiliki kematangan dalam diri ini dan iman ini. Dari semuanya aku mengambil pelajaran, supaya aku semakin introspeksi kepada diri sendiri atas apa yang telah terjadi, mungkin saat itu aku terlalu bahagia sehingga lupa dengan sang pencipta, atau mungkin aku terlalu lemah dalam bersikap, mungkin ada sikapku yang salah dengan orang lain sehingga aku harus introspeksi diri kembali.
Alhamdulilah aku bersyukur, sejauh ini aku masih punya tempat bercerita, yaitu keluargaku yang selalu membuatku bahagia sekali, aku masih bisa mengusir rasa sepiku dengan berkumpul dengan keluarga yang membuatku sangat hebat. Hal apalagi yang terbaik selain pulang ke rumah, rumah adalah tempat yang masih memberikan kenyamanan bagiku. Suara mamah yang besar dan candaannya yang mampu membuatku tersenyum, meski keadaan mamahku juga sakit, tapi aku harusnya belajar dari beliau, meski mamah mengidap penyakit diabetes namun mamah masih bisa ceria dalam hidupnya, dia inspirasiku juga, dia tidak merasakan sakitnya yang mana diabetes itu memakan tubuhnya semakin lama semakin kurus. Dan aku masih punya papa yang mengajarkanku untuk bisa kuat, maklum zodiac papa adalah LEO, singa…kata papa, aku harus bisa jadi macan untuk diriku sendiri, papa mengajarkanku untuk kuat, tegar, sabar, dan tetap menjadi baik. Percayalah kebaikan akan selalu membawamu kepada kebaikan juga. Istilahnya kalau dalam bahasa inggris “Do Good…and Good things will follow you and be with you”
Papa adalah idolaku, mulai aku belajar bisnis, manajemen dan banyak hal….ya allah anugerahi mereka hal yang terbaik dalam hidup ini. Itulah doa’ku sekarang dalam sujudku. Alhamdulilah juga aku bisa tetap menjadi gadis baik-baik, meski banyak suara-suara yang ingin membawaku ke arah keburukan tapi aku percaya tangan allah selalu menarikku kembali ke jalan yang seharusnya aku jalani. Semua karena allah swt, Allah menjagaku, allah sayang padaku, karena allah masih memberikan bisikan terbaik dalam hidupku ini. Bahkan sempat aku ingin hilang dari dunia ini dengan mengakhiri diriku sendiri namun panggilan kecil terdengar ketelingaku untuk tidak berbuat hal yang tidak baik. Panggilan Allah Swt mengawasiku, aku sangat beruntung..dan aku percaya masih ada orang baik di luar sana. Aku percaya sekali masih ada orang baik di luar sana yang tetap berada di jalannya.
Aku percaya Allah SWT sayang padaku, aku termasuk orang yang sangat beruntung sampai saat ini. Karena aku masih bisa menjaga amanah dari orang tuaku. Menjaga hal yang di miliki perempuan yang mana banyak sekali perempuan jaman sekarang sulit menjaga dirinya. Godaan di luar sana sangat banyak dan keras.
Pesanku hanya satu untuk teman-temanku di luar sana yang masih mencari jati dirinya….dan berada di jalan yang tidak seharusnya, aku percaya kalian masih mencari pengakuan akan dirimu, kesenangan bagi dirimu, namun pulanglah….lihatlah wajah orang tua kalian, maka kalian akan mengerti yang mereka rasakan. Lakukanlah perbuatan yang baik, percayalah allah atau tuhan selalu bersamamu.
Hidup ini seperti mengendarai sesuatu, bagiku…hidup itu seperti mengendarai motor, membawa beban sedikit atau besar harus berusaha menyeimbangkan, harus mengendalikan kemudinya supaya jalannya baik, jika terlalu berbelok, maka kendalikan kemudimu, kembali fokus. kamulah yg punya keputusan untuk mengendalikannya agar berada di jalur yg baik dan seharusnya, jgn sampai di senggol dari arah kiri atau kanan...fokus dan mantapkan kemudimu, jika ada kesempatan kosong, maka gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya.
Percayalah apa yang terjadi di dunia ini sudah di atur oleh Allah swt, kita sebagai manusia hanya sebagai wayang yang mana di kendalikan oleh dalangnya yaitu Allah Swt. Maka apapapun yang terjadi, tetaplah bersyukur, apapun yang terjadi ikhlaslah, jika itu rezekimu, jodohmu, atau takdirmu maka itu akan kembali kepadamu….percayalah Allah memiliki maksud dari semua ujian dan cobaan ini. Dan kita sebagai makhluknya harus tetap bersujud dan bersyukur atas kehendaknya 

Special Thanks to : Ibu Runny CH
my inspiration my motivator :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar