Saya membuat tulisan ini setelah
banyak berfikir apa yang telah terjadi dalam kehidupan saya. Dan saya membuat
tulisan ini setelah Salah satu teman yang merupakan seorang ibu yang Jedi
inspirasi saya meminjamkan sebuah buku berjudul "ya allah tolong
aku".Beliau meminjamkan buku ini di saat saya sangat galau luar biasa
karena putus cinta.
Subhanallah buku ini sangat membuka
mata hati saya, dan saya sangat beruntung bisa membacanya. buku ini adalah
pertolongan pertama bagi saya sebagai makhluk tuhan yang suka berputus asa,
tidak percaya diri, dan terkadang lupa dengan sang pencipta untuk bersyukur.
Saya akan bercerita sedikit
Kesimpulan yang saya dapat dari buku ini setelah membacanya. Buku ini isinya
sebagai bimbingan dan pengarahan bagi manusia yang mengalami cobaan dari Allah
swt. Baik itu berat ataupun ringan dan kehilangan kendali atas dirinya sehingga
banyak manusia yang hanya ingin merusak dirinya dan berbuat yang tidak baik
untuk dirinya sendiri. Padahal di balik setiap cobaan tersebut ada hikmah yang
bisa di dapatkan.
Setelah membaca buku ini saya
merenung dan memikirkan apa yang terjadi pada saya selama 15 tahun yang lalu. Apa
yang telah terjadi pada diri saya merupakan anugerah yang harusnya saya
syukuri, karena allah menguji saya untuk menjadi pribadi yang mantap mengarungi
ombak kehidupan yang deras dan tajam. Mulai dari urutan kehidupan saya waktu
masih kecil dimana saya nyaris kehilangan papa saya yang saya sangat sayangi
karena kecelakaan mobil, namun beliau masih di selamatkan oleh yang maha kuasa,
lalu kami harus kehilangan harta benda dari status sebagai orang kaya lalu turun
harus hidup serba sederhana hingga akhirnya bisa bangkit kembali dari titik
jatuh tersebut, aku yang pernah di lempar CVnya karena tidak diterima kerja
meski lulusan S1, aku yang bekerja di suatu perusahaan lalu tidak di perpanjang
kontrak kerjanya karena tidak target lalu bisa mendapatkan pekerjaan kembali di
perusahaan yang lebih baik dari sebelumnya, namun kembali ujian datang kembali
aku di cut oleh perusahaan yang besar ini karena katanya performance ku yang
tidak baik padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin.
Lalu sampai allah mengambil hal yang
sangat aku sayangi yaitu kekasih. Hubunganku dengan pria-pria selalu kandas di
tengah jalan, di mana ketika aku sangat senang bertemu mereka dan berharap bisa
menjadi pelabuhan terakhir namun ternyata hanya sebuah harapan yang aku
dapatkan. Ini adalah hal terberat yang aku hadapi sekarang-sekarang ini. Karena
dalam buku “Ya Allah Tolong Aku” di situ tertera bahwasannya allah menguji
dengan mengambil apa yang kita sukai untuk menguji iman seseorang.
Aku rasa saat inilah aku sedang di
uji coba keimananku oleh allah swt, karena beberapa kali aku down ketika putus
cinta dari tiap aku bertemu dengan pasanganku. Diri ini luluh lantak tak
berdaya ketika seorang pria menolakku, memutuskan aku dan pergi begitu saja. Seolah-olah
itu adalah penolakan terbesar dalam hidupku. Aku sempat gila karena hal ini,
aku mengurung diriku, menutup hatiku, putus asa dan tidak percaya diri. Bahkan…hanya
bisa menangis sendiri dalam ruang kamarku…dan hanya bisa galau menulis di buku
harianku. Untuk bangkitpun rasanya sulit sekali, karena aku wanita, yang mana
sangat menggunakan perasaanku sekali..rasanya sangat sakit ketika janji-janji
manis mereka yang ku ingat. Bahkan aku sempat sakit dan masuk rumah sakit di
rawat karena kehilangan pacar pertamaku dulu. Maklum aku baru pacaran ketika
umurku 27 tahun. Aku baru merasakan yang namanya punya pacar pertama. Jadi hati
ini semua ku berikan padanya, sehingga hubunganku yang hanya 9 bulan berjalan
dan harus putus membuat semua energiku pergi bersama dengan dia yang ku cintai
dulu.
1 tahun aku berusaha untuk recovery
dari rasa sakit dengan sendiri, hingga akhirnya allah memberikanku pasangan
lagi. Seorang teman dari teman kuliah dulu. Dari 1 kampus yang sama. Namun lagi-lagi
allah mengujiku kembali, dia mengambil kembali pasanganku pergi…pergi
meninggalkanku dan memutuskan hubungan denganku. Hanya 2 bulan aku bersamanya,
2 bulan yang indah, 2 bulan yang sementara, lagi-lagi ku tutup diri ini,
menangis dalam sepi…bahkan sampai sekarangpun aku masih berusaha untuk
mengikhlaskan apa yang sudah terjadi, meski sebagian hati ini masih ada rasa
tidak ikhlas tapi aku harus bisa.
Ada kesimpulan yang ku dapat dari ini
semua, aku tahu ini pasti ada hikmahnya dari allah, karena allah tidak mungkin
menguji seseorang dengan ujiannya yang tidak mampu umatnya hadapi. Karena di
balik setiap ujian allah pasti ada jawaban dari semuanya. Karena setiap allah
mengujiku pasti nanti allah memberikan yang terbaik lagi. Hal itu sudah ku
alami dalam hal mencari rezeki di pekerjaanku. Dan sekarang allah sedang
mengujiku kembali untuk naik level selanjutnya supaya aku bisa memiliki
kematangan dalam diri ini dan iman ini. Dari semuanya aku mengambil pelajaran,
supaya aku semakin introspeksi kepada diri sendiri atas apa yang telah terjadi,
mungkin saat itu aku terlalu bahagia sehingga lupa dengan sang pencipta, atau
mungkin aku terlalu lemah dalam bersikap, mungkin ada sikapku yang salah dengan
orang lain sehingga aku harus introspeksi diri kembali.
Alhamdulilah aku bersyukur, sejauh
ini aku masih punya tempat bercerita, yaitu keluargaku yang selalu membuatku
bahagia sekali, aku masih bisa mengusir rasa sepiku dengan berkumpul dengan
keluarga yang membuatku sangat hebat. Hal apalagi yang terbaik selain pulang ke
rumah, rumah adalah tempat yang masih memberikan kenyamanan bagiku. Suara mamah
yang besar dan candaannya yang mampu membuatku tersenyum, meski keadaan mamahku
juga sakit, tapi aku harusnya belajar dari beliau, meski mamah mengidap
penyakit diabetes namun mamah masih bisa ceria dalam hidupnya, dia inspirasiku
juga, dia tidak merasakan sakitnya yang mana diabetes itu memakan tubuhnya
semakin lama semakin kurus. Dan aku masih punya papa yang mengajarkanku untuk
bisa kuat, maklum zodiac papa adalah LEO, singa…kata papa, aku harus bisa jadi
macan untuk diriku sendiri, papa mengajarkanku untuk kuat, tegar, sabar, dan
tetap menjadi baik. Percayalah kebaikan akan selalu membawamu kepada kebaikan
juga. Istilahnya kalau dalam bahasa inggris “Do Good…and Good things will
follow you and be with you”
Papa adalah idolaku, mulai aku
belajar bisnis, manajemen dan banyak hal….ya allah anugerahi mereka hal yang
terbaik dalam hidup ini. Itulah doa’ku sekarang dalam sujudku. Alhamdulilah juga
aku bisa tetap menjadi gadis baik-baik, meski banyak suara-suara yang ingin
membawaku ke arah keburukan tapi aku percaya tangan allah selalu menarikku
kembali ke jalan yang seharusnya aku jalani. Semua karena allah swt, Allah
menjagaku, allah sayang padaku, karena allah masih memberikan bisikan terbaik
dalam hidupku ini. Bahkan sempat aku ingin hilang dari dunia ini dengan
mengakhiri diriku sendiri namun panggilan kecil terdengar ketelingaku untuk
tidak berbuat hal yang tidak baik. Panggilan Allah Swt mengawasiku, aku sangat
beruntung..dan aku percaya masih ada orang baik di luar sana. Aku percaya
sekali masih ada orang baik di luar sana yang tetap berada di jalannya.
Aku percaya Allah SWT sayang padaku,
aku termasuk orang yang sangat beruntung sampai saat ini. Karena aku masih bisa
menjaga amanah dari orang tuaku. Menjaga hal yang di miliki perempuan yang mana
banyak sekali perempuan jaman sekarang sulit menjaga dirinya. Godaan di luar
sana sangat banyak dan keras.
Pesanku hanya satu untuk teman-temanku
di luar sana yang masih mencari jati dirinya….dan berada di jalan yang tidak
seharusnya, aku percaya kalian masih mencari pengakuan akan dirimu, kesenangan
bagi dirimu, namun pulanglah….lihatlah wajah orang tua kalian, maka kalian akan
mengerti yang mereka rasakan. Lakukanlah perbuatan yang baik, percayalah allah
atau tuhan selalu bersamamu.
Hidup ini seperti mengendarai
sesuatu, bagiku…hidup itu seperti mengendarai motor,
membawa beban sedikit atau besar harus berusaha menyeimbangkan, harus
mengendalikan kemudinya supaya jalannya baik, jika terlalu berbelok, maka
kendalikan kemudimu, kembali fokus. kamulah yg punya keputusan untuk mengendalikannya
agar berada di jalur yg baik dan seharusnya, jgn sampai di senggol dari arah
kiri atau kanan...fokus dan mantapkan kemudimu, jika ada kesempatan
kosong, maka gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya.
Percayalah apa
yang terjadi di dunia ini sudah di atur oleh Allah swt, kita sebagai manusia
hanya sebagai wayang yang mana di kendalikan oleh dalangnya yaitu Allah Swt. Maka
apapapun yang terjadi, tetaplah bersyukur, apapun yang terjadi ikhlaslah, jika
itu rezekimu, jodohmu, atau takdirmu maka itu akan kembali kepadamu….percayalah
Allah memiliki maksud dari semua ujian dan cobaan ini. Dan kita sebagai
makhluknya harus tetap bersujud dan bersyukur atas kehendaknya .
Special Thanks to : Ibu Runny CH
my inspiration my motivator :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar